A. Latar Belakang
Memahami apa itu routing static dan jenis-jenisnya bukan hanya sekadar mengetahui cara kerja teknisnya, melainkan juga memahami kapan dan mengapa metode ini lebih unggul dibandingkan metode dinamis pada skenario tertentu, seperti pada jaringan skala kecil atau jalur stub (jalur buntu). Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai konsep dasar, kelebihan, kekurangan, serta klasifikasi jenis routing static sebagai pondasi penting bagi siapa saja yang ingin mendalami dunia teknis jaringan komputer. Jadi, artikel ini dibuat untuk mengajak teman-teman semua memahai tentang jenis-jenis routing static.
B. Alat dan Bahan
Hardware
- Laptop sebagai ebagai tool untuk mengakses GNS3 dan lainnya.
Software
- Website : Blogger.com
C. Pembahasan
Terdapat 4 jenis konfigurasi static routing yang dapat kita pelajari, yaitu standart static route, default static route, summary static route, Floating static route. kita mulai dengan pengertian :
- Standar static router jenis yang paling umum digunakan untuk memasukan rute spesifik menuju ke sebuah network tujuan tertentu secara manual.
- Apa itu default static route? default static route bisa kita sebut dengan "gateway of last resort". rute ini digunakan jika router tidak menemukan kecocokan alamat tujuan di tabel routing-nya, maka paket akan dikirim ke jalur default ini.
- Apa itu summary static route? yaitu teknik menggabungkan entry jaringa spesifik (subnet) menjadi 1 rute yang lebih simple.
- Last, Floating static route yaitu rute statis yang berfungsi sebagai cadangan atau backup. rute ini hanya akan muncul atau aktif ketika jalur utamanya terputus atau mati.
- ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 10.10.10.2 (untuk jaringan 192.168.1.0 silahkan lewat 10.10.10.2)
- ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 192.168.2.1 (jika tujuan tidak dikenali, kirim semua paket ke 192.168.2.1)
- ip route 172.16.0.0 255.255.252.0 10.10.10.2 (Satu perintah ini mewakili network 172.16.0.0, 172.16.1.0, 172.16.2.0, dan 172.16.3.0)
- ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 10.10.10.5 100 (Angka 100 di ujung adalah nilai AD. Jika jalur utama punya AD 1, maka jalur ini baru aktif saat jalur utama mati)
D. Kesimpulan
Routing Static adalah metode fundamental dalam pengelolaan jaringan yang memberikan kontrol penuh kepada administrator untuk menentukan jalur data secara manual. Berdasarkan pembahasannya, kita dapat menyimpulkan bahwa routing static bukan sekadar satu cara tunggal, melainkan memiliki berbagai jenis fungsional seperti Standard Route untuk tujuan spesifik, Default Route sebagai pintu gerbang utama ke internet, Summary Route untuk efisiensi tabel routing, serta Floating Route sebagai jalur cadangan yang andal.
E. Daftar Pustaka
Pekoktenan. (2009, 9 April). Konfigurasi routing statik & route summary. WordPress. https://pekoktenan.wordpress.com/2009/04/09/konfigurasi-routing-statik-route-summary/
Molloy, R. (n.d.). Floating static route. https://www.google.com/search?q=NetworkLessons.com. https://networklessons.com/ip-routing/floating-static-route
0 komentar:
Posting Komentar