Bridge "Menjembatani" vs. Router "Rute"
A. Latar Belakang
Banyaknya kendala jaringan seperti latency tinggi, router hang, atau limitasi jumlah pengguna akibat pemilihan mode yang tidak tepat. ONU memiiki keterbatasan sumber daya (CPU dan RAM), sehingga beban kerja yang berlebihan pada mode router sering kali menurunkan performa jaringan secara keseluruhan. Memahami kapan harus melakukan offloading fungsi router ke perangkat lain melalui mode bridge menjadi kompetensi wajib bagi seorang teknisi jaringan.
B. Alat dan Bahan
Perangkat utama
- OLT - sebagai pusat kontrol dan layanan ISP.
- ONU/ONT Bridge -perangkat yang akan dikonfigurasi menjadi transparan.
- ONU/ONT Router -perangkat yang akan dikonfigurasi menjadi gateway.
- Router tambahan - digunakan sebagai uji dialer PPPoE saat menguji fungsi ONU Bridge.
- ODN - berupa passive plitter (biasnaya 1:2 atau 1:4) untuk pembagian jalur.
- Patch cord fiber optic -penghubung (biasanya tipe SC/UPC ke SC/APC sesuai jenis perangkat).
- Optical terminal box
- OPM -mengukur redaman.
- VFL -senter laser untuk mengecek integrasi inti kabel fiber.
- Kabel LAN -untuk menghubungkan laptop teknisi ke port LAN ONU atau router.
- laptop -sebagai media akses.
- Web browser -untuk masuk ke alamat ip manajemen ONU.
- Akun PPPoE tersting -simulasi.
- VLAN ID -untuk memisakan trafik manajemen, internet, dan IPTV.
C. Pembahasan
Pertama tama dari segi nama saja sudah berbeda antara "Bridge" yang berarti menjembatani dan "Router" yang artinya rute (lalu lintas). Maka secara teknis keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Dimulai dari :
Lapisan OSI
- Bridge Bekerja pada layer 2 (Data Link Layer).
- Router Bekerja pada layer 3 (Network Layer)
Fungsi Utama
- Bridge : Memperluas jangkauan LAN atau membagi LAN menjadi beberapa segmen untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
- Router : Melakukan routing atau memilih jalur terbaik bagi paket data untuk bisa sampai ke tujuannya.
Alamat IP yang digunakan
- Bridge : Menggunakan Mac Address
- Router : Menggunakan IP address
Broadcast domain
- Bridge : Tetap satu domain
- Router : Memecah domain
Penerapan
- Bridge : Digunakan untuk jaringan lokal sederhana
- Router : Digunakan untuk langsung terhubung ke internet (praktis)
Kecepatan
- Bridge : Cepat karena tidak perlu routing, jadi hanya sebagai perantara. ( tidak perlu berpikir)
- Router : Relatif lebih lambat, karena routing (berpikir)
D. Kesimpulan
Gunakan Bridge jika Anda hanya ingin memperluas satu jaringan lokal yang sama atau menghubungkan dua gedung dengan satu subnet. Gunakan Router jika Anda perlu menghubungkan jaringan kantor Anda ke internet atau menghubungkan dua jaringan dengan alamat IP yang berbeda.
E. Daftar Pustaka
CSIRT Universitas Teknokrat Indonesia. (2023, 22 September). Bridging vs Routing: Mana yang Lebih Efektif untuk Jaringan Anda?. CSIRT Teknokrat. Diakses pada 5 Februari 2026, dari https://csirt.teknokrat.ac.id/bridging-vs-routing-mana-yang-lebih-efektif-untuk-jaringan-anda/
Sematriprastya. (2017, 16 Agustus). Memahami Perbedaan Routing Dan Bridging Pada Mikrotik. Prakerin di Kota Bersinar. Diakses pada 5 Februari 2026, https://sematriprastya.blogspot.com/2017/08/memahami-perbedaan-routing-dan-bridging.html
BILHANET. (2024, 2 Agustus). Cara Estafet OLT Kedua dari ODP Terakhir OLT 1 Tanpa ONU Stick [Video]. YouTube. https://youtu.be/1epZwxktQyo

0 komentar:
Posting Komentar