Minggu, 12 April 2026

Visualisasi Alur Bellman-ford pada RIP - Perwira Learning Center

 
 
 
A. Latar Belakang

 Memahami visualisasi alur algoritma Bellman - ford pada protocol RIP (Routing Information Protocol) bukan hanya sekedar kebutuhan akademis, namun juga menjadi pondasi kritikal bagi administrator jaringan. Maka dari itu artikel ini ditulis untuk berbagi informasi tentang penerapan algoritma bellman - ford atau bisa dijabarkan dengan mencari jaur terpendek.

B. Pembahasan

Algoritma Bellman Ford adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk menemukan jalur terpendek dari sebuah titik ke semua titik lainnya dalam graf yang mungkin memiliki bobot negatif. Berbeda dengan algoritma lain seperti Dijkstra, yang tidak dapat menangani bobot negatif, Bellman-Ford memberikan solusi yang andal dalam kasus tersebut. Salah satu kelemahan terbesar algoritma Bellman-Ford adalah kerentanannya terhadap routing loops. Visualisasi memungkinkan kita melihat fenomena Count to Infinity, di mana dua router terus saling mengupdate informasi rute yang sebenarnya sudah putus, hingga mencapai angka 16. Berikut langkah langkah umum yang digunakan :
  • U : vertex asal 
  • V : vertex tujuan
  • Menentukan vertex source dan daftar seluruh vertices edges.
  • Cari nilai distance dari vertex source.
  • Mulai literasi terhadap semua vertices yang berhubungan (jika idistance V, lebih kecil dari distance U + Weigh UV maka idistance V, diisi
    dengan idistance U + iweigh UV) 
  • Lakukan hingga semua terjelajahi.
kita bedah satu per satu. apa itu vertex? jadi vertex adalah titik atau bisa dibayangkan sebagai router. Bayangkan vertex adalah kota dan edge adalah jalan raya untuk menghubungkan kota kota tersebut.
 
Berikut contohnya :
Sebuah jaringan memiliki 4 Router (Vertex) yang terhubung secara linear: 
R1 --> R2 --> R3 --> R4.
  • Vertex : R1,R2,R3,R4
  • Edge : (R1-R2),(R2-R3),(R3-R4) dengan weight masing-masing = 1 (karena RIP menggunakan Hop Count).
  • hitung jarak (distance) Kita tentukan R1 sebagai Source. Sesuai aturan: distance (R1) = 0 dan (R2,R3,R4) = infinity. jadi apakah distance (R2) > distance (R1) + Weight (Biaya). dan seterusnya sampai 4. 

C. Kesimpulan

Setelah mengamati rumus rumus, menurut saya akan lebih mudah dan simple dengan memebayangkan 1 ke 2 hasilnya adalah 1 dan ditambah 1 lagi hingga sampai tujuan. Dan ini lah yang membuat routing RIP disebut dengan "klasik". 

D. Daftar Pustaka 

Bawole, D. J., & Chernovita, H. P. Algoritma Bellman-Ford untuk Menentukan Jalur Terpendek dalam Survey Klaim Asuransi (Studi Kasus : PT. Asuransi Sinar Mas, Jakarta) diambil pada tanggal 12 april 2026.
 
 CodePolitan. (2023, 22 Juni). Kenalan nih ilmu coding: Mengenal algoritma Bellman-Ford. CodePolitan. https://www.codepolitan.com/blog/kenalan-nih-ilmu-coding-mengenal-algoritma-bellman-ford/
 
 

0 komentar:

Posting Komentar